AS Jatuhkan Sanksi Baru pada Hamas, Al-Qaidah, ISIS dan Garda Iran

Foto: Foto : Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang menyerukan pelarangan Muslim memasuki negaranya.

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat, Selasa (10/09/2019), mengumumkan sanksi baru terhadap kelompok yang disebutnya “teroris” dan pendukung. Sanksi itu dikenakan pada entitas dan individu Gerakan Perlawanan Palestina (Hamas), Organisasi Al-Qaidah, Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) dan Garda Revolusi Iran.

Departemen Keuangan AS mengatakan di malam peringatan 18 tahun serangan WTC bahwa sanksi tersebut menargetkan 15 pemimpin, individu dan entitas kelompok-kelompok anti-AS itu.

Sanksi ini diterapkan berda mekanisme bararkanu yang terkandung dalam perintah eksekutif yang baru-baru ini disetujui oleh Presiden Donald Trump.

“Sejak serangan 9/11 yang mengerikan, pemerintah AS telah memfokuskan kembali upaya kontraterorismenya pada adaptasi konstan terhadap ancaman,” kata Menteri Keuangan Stephen Mnuchin.

“Tatanan kontraterorisme terbaru dari Presiden Trump memperkuat kekuatan yang kita gunakan untuk menargetkan sumber daya keuangan kelompok teroris dan para pemimpin mereka untuk memastikan lemah,” imbuhnya.

Di antara yang terkena sanksi baru ini, Kepala Kantor Keuangan Hamas Zaher Jabarin yang tinggal di Turki dan Mohammad Saeed Ezdi, kepala kantor Palestina di Pasukan Qods Iran di Lebanon yang berafiliasi ke Garda Revolusi Iran.

Sanksi itu juga menargetkan seorang anggota Al-Qaidah yang tinggal di Brasil dan seorang yang tinggal di Maladewa yang diklaim bertanggung jawab merekrut anggota baru ISIS, dan seorang aktivis ISIS di Filipina, kata pernyataan Departemen Keuangan.

Sanksi itu juga menargetkan beberapa kantor pertukaran dan perusahaan perhiasan di Turki selatan.

BACA JUGA  Para Raksasa Teknologi Dunia Dipanggil Badan Intelijen AS Jelang Pilpres 2020

Sanksi berarti seluruh aset dan kekayaan orang tersebut yang disimpan di bawah kendali AS disita dan larangan warga AS berurusan dengan mereka.

Sumber: Reuters
Redaktur: Suhi El-Izzi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Hamas: Saudi Tangkap Pemimpin Senior Kami di Jeddah

Palestina - Selasa, 10/09/2019 09:01

Pendiri Hamas Tutup Usia

Palestina - Selasa, 06/08/2019 09:59