Koalisi Saudi Luncurkan Operasi Baru terhadap Pemberontak Hutsi

Foto: Pasukan koalisi Saudi/Ilustrasi

KIBLAT.NET, Riyadh – Koalisi yang dipimpin Saudi mengatakan telah melancarkan operasi militer baru terhadap pemberontak Syiah Hutsi Yaman. Ini menjadi operasi pertama sejak serangan terhadap industri minyak kerajaan.

Hutsi pada hari Jumat (20/09/2019), menyebut bahwa operasi yang dilakukan serius, dan membahayakan gencatan senjata di sekitar kota pelabuhan utama Hodeidah.

“Penggerebekan intensif terhadap Hodeidah adalah eskalasi serius yang dapat merusak perjanjian Swedia,” kata salah satu pemimpin pemberontak, Mohammed Abdessalem, merujuk pada gencatan senjata yang diawasi PBB yang disepakati pada Desember.

Operasi di utara negara yang dilanda perang itu terjadi setelah serangan terhadap dua fasilitas minyak Saudi akhir pekan lalu yang menghancurkan setengah produksi kerajaan, sehingga membuat ketegangan regional melonjak.

Koalisi mengatakan operasinya menghancurkan empat lokasi di utara Hodeidah yang digunakan oleh pemberontak untuk merakit kapal dan ranjau laut yang dikendalikan dari jarak jauh.

Menurut koalisi, situs-situs tersebut menjadi ancaman terhadap keamanan maritim di jalur pelayaran penting Bab al-Mandeb dan Laut Merah selatan.

Beberapa jam sebelum mengumumkan operasi, yang meredam gencatan senjata yang sudah rapuh di Hodeidah, koalisi mengatakan mereka mencegat perahu yang dikendalikan dari jarak jauh dan jebakan-jebakan yang digunakan pemberontak sebagai “aksi teroris di selatan Laut Merah.”

Koalisi mendukung pemerintah Yaman pada 2015 ketika Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi melarikan diri ke pengasingan Saudi ketika pemberontak mendekati wilayah terakhirnya yang tersisa di dan sekitar kota kedua Aden.

Konflik itu telah menewaskan puluhan ribu orang – kebanyakan dari mereka warga sipil – dan mendorong jutaan lainnya ke ambang kelaparan dalam apa yang oleh PBB disebut sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Koalisi, dibantu oleh kekuatan Barat termasuk AS, berusaha untuk mengusir pemberontak yang telah meningkatkan serangan terhadap kota-kota Saudi.

Sumber: The Defense Post
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga