Pemerintahan Sementara Suriah Siap Dukung Kampanye Militer Turki

Foto: Salim Idris, Menhan sekaligus kepala staf militer SIG

KIBLAT.NET, Ankara – Menteri Pertahanan Pemerintah Sementara Suriah (SIG) sekaligus Kepala Staf Jaisyul Wathany (militer SIG), Salim Idris, mengumumkan kesiapan untuk ikut serta mendukung kampanye militer Turki menargetkan milisi Kurdi YPG di bagian timur Sungai Eufrat.

Idris mengatakan dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Turki Anadolu Agency (AA) pada Senin (07/10/2019) bahwa Jaisyul Wathani telah menyiapkan rencana dan menyelesaikan persiapan untuk berpartisipasi dalam operasi di timur Sungai Eufrat.

Ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam operasi militer mendatang adalah “kewajiban terhadap orang-orang dan teman-teman Suriah” mengacu pada Turki.

Dia menunjukkan bahwa pihaknya memiliki tujuan bersama dengan pihak Turki, yaitu pengusiran yang disebut “geng-geng teroris” di timur Sungai Eufrat, yang berupaya memecah belah dan menggoyahkan kedaulatan Suriah.

Idris merasa yakin, setelah peleburan faksi-faksi Free Syrian Army (FSA) di bawah paying Jaisyul Wathany, kekuatan ini yang tidak bisa diremehkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, aliansi faksi FSA di Idlib Jabhah Wathaniyah lit Tahrir (JWT) di lebur ke dalam Jaisyul Wathany. Kekuatan militer ini di bawah kendali Departemen Pertahanan SIG.

Dengan marger ini, Jaisyul Wathany saat ini terdiri dari tujuh korps dengan jumlah hingga 80 ribu pejuang, menurut klaim SIG.

Hal ini mengingat kesiapan Turki untuk memulai operasi militer di timur Sungai Eufrat, setelah mendapatkan lampu hijau dari Amerika Serikat.

BACA JUGA  Pengamat: Amerika Kembali Mengkhianati Kurdi

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, Turki akan bergerak maju dalam proses yang direncanakan untuk beberapa waktu, tetapi pasukan AS tidak akan berpartisipasi dalam kampanye itu.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga