Ankara Sudah Kabari Damaskus terkait Operasi Militer di Suriah Timur

Foto: Mevlut Casuvoglu, Menlu Turki.

KIBLAT.NET, Ankara – Turki telah mengabari rezim Suriah tentang dimulainya operasi militer terhadap milisi Kurdi Unit Perlindungan Rakyat (YPG) di wilayah Eufrat timur, Suriah timur.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, dalam sebuah wawancara dengan saluran “Haber Türk” pada Rabu (09/10/2019) mengatakan bahwa Turki memberi tahu (dimulainya operasi militer) pada Konsulat Suriah di Istanbul dengan mengirimkan catatan tertulis.

Dia menambahkan bahwa Turki memberi tahu Dewan Keamanan, NATO dan PBB untuk meluncurkan operasi militer dengan mengirim pesan kepada mereka.

Intervensi Turki di timur Eufrat datang dalam kerangka hak-haknya sesuai dengan hukum internasional.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, melalui akun Twitter-nya, mengumumkan dimulainya operasi militer di timur Sungai Eufrat dengan nama “Spring of Peace”.

Pesawat-pesawat tempur mulai menghantam lokasi-lokasi di wilayah itu, dan pesawat-pesawat tempur Turki menargetkan silo-silo di kota Ras Al-Ain dan pinggirannya, serta desa terdekat Musharrafa, dan desa Issa di desa utara Raqqa, menurut sumber media.

Pada 2018 saat Turki pertama kali menerjunkan militer ke Suriah juga mengabari rezim Assad. Saat itu, Turki menggelar operasi militer di kota Afrin di pedesaan Aleppo utara menargetkan milisi Kurdi.

Rezim Suriah menyatakan penolakannya terhadap intervensi militer Turki di wilayah timur Eufrat dengan segala cara yang sah. Damaskus menuduh operasi militer Turki itu mencederai kedaulatan negara dan melanggar seluruh undang-undang internasional.

BACA JUGA  Mantan Pasien Corona: Penyakit Ini Bisa Dimenangkan

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga