IZI: Amil Zakat Harus Bermental Kuat

Foto: Direktur Pendayagunaan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Nana Sudiana

KIBLAT.NET, Jakarta –┬áDirektur Pendayagunaan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Nana Sudiana menekankan pentingnya mental yang kuat bagi seorag amil zakat. Menurutnya, menjadikan seseorang yang bermental lemah menjadi amil zakat akan sangat beresiko dan rentan terjadi penyelewengan terhadap harta zakat.

“Amil lebih berat dibanding pegawai bank. Orang tidak bisa berlama-lama menggelapkan uang di bank tanpa diketahui oleh sistem. Tapi di dunia amil orang bisa berlama-lama tanpa ketahuan karena sistemnya masih rapuh,”ujar Nana dalam bedah buku barunya yang berjudul ‘Amil Zakat Easy Going’ di kawasan Kemang, Jakarta pada Rabu (09/10/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam dunia pengelolaan zakat belum ada sistem yang detil, sehingga sangat beresiko. Apalagi jika lembaga pengelolaan zakat yang mengelola masih baru.

Ia juga menegaskan, kemampuan pengelolaan zakat dan mental yang kuat adalah hal dasar yang harus dimiliki oleh seorang amil zakat. Ia menilai, amil yang tidak memiliki kriteria itu akan mudah terlena dengan harta Zakat yang dibawanya.

“Apalagi menjadi amil Zakat itu kan gajinya kecil, sementara di bank baru masuk gajinya udah gede, jadi kalau sama duit aman, karena sebanding,”kata Nana.

“Sedangkan kalau di amil kerjaanya banyak, gajinya kecil. Ini beresiko. Dia pegang uang, kalau tidak siap uangnya bisa keambil oleh dirinya. Jadi amil harus paripurna secara pikiran dan perasaan,”imbuhnya.

BACA JUGA  Perppu Soal Kebijakan Keuangan Negara Banyak Amputasi Kewenangan DPR

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

One Care Resmi Jadi Anggota Forum Zakat

Indonesia - Jum'at, 25/10/2019 12:30