Mossad Mengaku Habisi Para Pemimpin Hamas di Luar Negeri

Foto: Mossad.

KIBLAT.NET, Tepi Barat – Kepala Mossad Israel, Yossi Cohen, Kamis (17/10/2019), mengakui pembunuhan para pemimpin Hamas di luar negeri. Demikian laporan Mishpacha, sebuah surat kabar Israel ultra-Ortodoks.

Dalam sebuah wawancara dengan Mishpacha, yang dikutip Times of Israel, Cohen menyatakan “ada lebih dari beberapa pembunuhan, tetapi musuh [Hamas] telah mengubah taktik.” Ia mencatat bahwa Hamas tidak langsung mengaitkan pembunuhan dengan Mossad untuk alasan tertentu.

“Namun, jika ada satu target yang kami hilangkan tanpa ragu-ragu, itu adalah pejabat Hamas di luar negeri, dari agen lokal hingga mereka yang mengelola akuisisi senjata yang diarahkan ke Israel,” tambahnya.

Pejabat Israel mengklaim bahwa pembunuhan dalam kasus-kasus semacam itu bukanlah tindakan balas dendam, tetapi untuk menghilangkan ancaman.

Mengenai Iran, ia menyatakan “Israel tidak tertarik dengan konflik dengan Iran … Israel memiliki satu kepentingan: untuk mencegah opsi apa pun dari Iran mencapai kemampuan nuklir militer.”

“Kami tidak ingin rezim (Iran) runtuh, kami tidak ingin balas dendam terhadap para ilmuwan nuklir atau membom pangkalan di Teheran. Pada akhirnya, Israel ingin membawa Iran ke meja dan kemudian membuat kesepakatan yang mengunci semua opsi kemampuan nuklir militer.”

Dia menekankan bahwa Iran saat ini “sama sekali tidak” menjadi ancaman eksistensial. Tetapi hanya merupakan “tantangan keamanan.”
Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Hamas Siap Ikut Serta Pemilu Palestina Mendatang

Palestina - Selasa, 29/10/2019 07:59

Media Israel Ungkap Jaringan Spionase Yahudi di Mesir

Palestina - Jum'at, 25/10/2019 11:22