Erdogan: Turki Tangkap Istri Pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi

Foto: Kemunculan terakhir Abu Bakar Al-Baghdadi

KIBLAT.NET, Ankara – Turki menangkap istri Abu Bakar al-Baghdadi. Demikian dinyatakan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Rabu (07/11/2019), lebih dari sepekan usai pemimpin ISIS itu terbunuh dalam operasi militer AS.

Al-Baghdadi diketahui memiliki empat istri. “Amerika Serikat mengatakan Baghdadi bunuh diri di sebuah terowongan. Mereka memulai kampanye komunikasi tentang ini,” kata Erdogan.

“Tetapi saya mengumumkannya di sini untuk pertama kalinya: Kami menangkap istrinya dan tidak membuat keributan seperti mereka (AS). Kami juga menangkap saudara perempuan dan saudara iparnya di Suriah,” tambahnya dalam pidatonya di Ankara University, tanpa memaparkan detail lainnya.

Awal pekan ini, seorang pejabat senior Turki mengatakan bahwa Turki telah menangkap saudara perempuan al-Baghdadi, suami dan menantunya. Dengan ini informasi tentang ISIS diperoleh, meskipun Ankara belum mengatakan memiliki informasi apapun tentang kelompok itu.

Seorang pejabat Turki mengatakan saudari berusia 65 tahun itu dicurigai berafiliasi dengan ISIS dan menyebut penangkapannya sebagai “tambang emas” intelijen.

Fahrettin Altun, direktur komunikasi Turki, mengatakan di Twitter. “Penangkapan saudara perempuan al-Baghdadi adalah contoh lain dari keberhasilan operasi kontra-terorisme kami.”

Al-Baghdadi telah pindah dari satu tempat ke tempat di Suriah timur di tengah kampanye pengetatan yang dipimpin AS terhadap kelompoknya. Dia berakhir di Idlib, di Suriah barat laut, daerah yang dikuasai oleh kelompok bersenjata saingan.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan dua istri al-Baghdadi juga tewas di lokasi serangan Amerika.

BACA JUGA  Turki Klaim Tangkap Saudari Kandung Abu Bakar Al-Baghdadi

Al-Baghdadi bangkit dari ketidakjelasan untuk memimpin kelompok ISIS dan menyatakan diri sebagai khalifah umat Muslim. DIa memegang kendali atas wilayah besar Irak dan Suriah dari 2014-2017 sebelum direbut oleh koalisi yang dipimpin AS.

ISIS telah mengungkapkan seorang penerus al-Baghdadi – yang diidentifikasi sebagai Abu Ibrahim al-Hashemi al-Quraishi. Seorang pejabat senior AS mengatakan pekan lalu bahwa Washington sedang mencari pemimpin baru untuk menentukan dari mana dia berasal.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Misi Baru AS di Suriah Usai Kematian Al-Baghdadi

Suriah - Selasa, 29/10/2019 15:53