Tak Mau Kalah Saing, China Mulai Kembangkan Jaringan 6G

Foto: Jaringan 6G

KIBLAT.NET, Beijing – China secara resmi mulai meneliti teknologi telekomunikasi generasi keenam. Demikian media pemerintah melaporkan pada Kamis (07/11/2019), sebagai upaya untuk mempromosikan inovasi nirkabel terbaru.

“Kementerian dan lembaga penelitian pemerintah China bertemu pekan ini untuk membentuk kelompok riset dan pengembangan teknologi 6G nasional,” menurut laporan Science and Technology Daily, yang diterbitkan oleh Kementerian Sains dan Teknologi China.

Teknologi yang terkait dengan layanan seluler ultra-cepat telah menjadi titik konflik utama antara Amerika Serikat dan China dalam beberapa bulan terakhir.

Negara-negara di seluruh dunia telah berlomba untuk meluncurkan jaringan nirkabel generasi berikutnya 5G, yang dapat memberikan kecepatan data setidaknya 20 kali lebih cepat dari 4G. Jaringan 5G juga diharapkan mendukung teknologi baru seperti mobil self-driving dan augmented reality.

Pada bulan April, Reuters menerbitkan sebuah cerita yang mengutip para pejabat Korea Selatan yang menyatakan kemenangan atas Amerika Serikat dan China sebagai situs peluncuran komersial pertama jaringan telekomunikasi 5G.

Mereka membuat pernyataan mereka dengan dasar bahwa jaringan baru terhubung ke telepon 5G yang sebenarnya. Operator AS membantah klaim Korea Selatan sebagai yang pertama.

Perlombaan juga melibatkan China Huawei Technologies, vendor peralatan telekomunikasi terbesar di dunia, yang sangat terlibat dalam membangun banyak jaringan ini.

Pemerintah AS, khawatir peralatan Huawei dapat digunakan oleh China untuk memata-matai. Hal ini membuat Huawei ditempatkan pada daftar hitam pada Mei yang melarang perusahaan itu membeli suku cadang buatan Amerika. Pemerintah AS meyakinkan negara sekutunya untuk melarang Huawei dari jaringan 5G mereka. Namun Huawei telah berulang kali membantah klaim tersebut.

BACA JUGA  China Batasi Waktu Anak Main Game Online

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada bulan Februari mentweet bahwa ia menginginkan teknologi 6G di Amerika Serikat sesegera mungkin, mendesak perusahaan-perusahaan AS untuk meningkatkan upaya mereka atau tertinggal.

Langkah Beijing untuk memulai penelitian ke dalam 6G terjadi beberapa hari setelah tiga telekomunikasi negara itu meluncurkan layanan ponsel 5G secara nasional.

China pada awalnya mengatakan akan meluncurkan layanan internet seluler ultra-cepat awal tahun depan tetapi mempercepat rencananya karena ketegangan dengan Amerika Serikat memanas.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas Fuadi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Waspada! Wi-Fi Gratis di Tempat Umum Tidak Aman

Wilayah Lain - Senin, 10/03/2014 11:33