Soal Aliran Pengungsi, Erdogan Ultimatum Uni Eropa

Foto: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara pada Selasa (19/09) di hadapan Majelis Umum di New York.

KIBLAT.NET, Ankara – Turki akan membuka pintu ke Eropa untuk para pengungsi Suriah kecuali Uni Eropa memberi Ankara dukungan yang cukup. Demikian kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Kamis (07/11/2019). Dia menambahkan bahwa Turki tidak dapat memikul beban pengungsi sendirian.

Turki memiliki ambisi membangun “zona aman” di timur laut Suriah. Erdogan mengatakan hingga 2 juta pengungsi Suriah dapat menetap di sana setelah wilayah tersebut dibersihkan dari milisi YPG Kurdi. Ankara telah berulang kali mendesak Uni Eropa untuk membantu Turki menampung lebih dari 3,5 juta pengungsi.

“Apakah kami menerima dukungan atau tidak, kami akan terus membantu para tamu yang kami hosting. Tetapi, jika ini tidak berhasil, maka kita harus membuka pintu,” kata Erdogan pada konferensi pers bersama Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban di Budapest.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Dari Negeri ke Negeri: Derita Pengungsi Tanpa Henti

Artikel - Selasa, 16/07/2019 12:33

Komnas HAM dan UNHCR Sepakat Lindungi Hak Pengungsi

Indonesia - Ahad, 07/07/2019 12:30