Tim Advokasi Novel Baswedan Berharap Laporan Dewi Tanjung Tak Diproses

Foto: penyidik KPK, Novel Baswedan

KIBLAT.NET, Jakarta – Laporan Dewi Tanjung ke Polisi soal kasus Novel dianggap bentuk penggiringan opini agar dukungan kepada Novel menurun. Hal ini ditekankan oleh Anggota Tim Advokasi Novel Baswedan, Algiffari Aqsha.

“Patut diduga laporan ini bermaksud menggiring opini publik untuk mengaburkan dan mengecilkan dukungan kepada upaya penuntasan kasus penyiraman air keras Novel baswedan, penolakan terhadap pelemahan KPK. Dan gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia secara keseluruhan,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Jumat (08/09/2019).

Ia menilai bawha laporan ini dilakukan bersamaan waktunya dengan desakan publik tentang penerbitan Perppu KPK dan desakan agar kasus penyiraman mata Novel, penyidik KPK, segera dituntaskan.

“Sehingga menimbulkan pertanyaan mengapa laporan ini dilakukan saat ini mengingat kasus ini sudah berjalan hampir 3 tahun,” jelasnya.

Maka, Alghiffari meminta kepolisian untuk tidak melanjutkan proses hukum terhadap laporan yang diajukan oleh Politisi PDIP. “Kami juga akan mengambil langkah Hukum baik perdata maupun pidana terkait dengan fitnah yang ditujukan kepada Novel Baswedan,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mendesak kepada Presiden RI, Joko Widodo untuk segera menuntaskan pengungkapan kasus Novel Baswedan. Yaitu dengan membentuk Tim Independen yang bertanggungjawab secara langsung kpd Presiden.

“Kami juga meminta dukungan masyarakat untuk terus mengawal penuntasan kasus Novel maupun kasus teror dan serangan terhadap penyidik/pimpinan KPK. Yang merupakan bagian dari upaya pelemahan KPK dan semangat pemberantasan korupsi,” pungkasnya.

BACA JUGA  Polisikan Novel Baswedan, Politisi PDIP Dewi Tanjung Dianggap Ngawur

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga