Utusan AS: Negosiasi dengan Taliban Hampir Sampai “Tahap Penting”

Foto: Perwakilan Khusus AS untuk Perundingan Damai Afghanistan, Zalmay Khalilzad.

KIBLAT.NET, Kabul – Utusan khusus AS untuk rekonsiliasi di Afghanistan, Zalmay Khalilzad, mengatakan bahwa pembicaraan dengan Taliban sedang mendekati “tahap penting.”

Dia mengatakan dalam serangkaian tweet di Twitter yang dilansir kantor berita Jerman, DPA, pada Kamis (19/12/2019), “Kami sedang mendekati tahap penting dalam proses perdamaian Afghanistan.”

Sebelumnya, Khalilzad mengunjungi Kabul untuk bertemu Presiden Ashraf Ghani, presiden terpilih Abdullah Abdullah, mantan Presiden Hamid Karzai, serta sejumlah aktivis dan politisi.

Kunjungan itu berlangsung dua hari. Khalilzad menggambarkan bahwa pembicaraannya dengan para pemimpin Afghanistan sebagai “perjalanan konstruktif.”

Dia menjelaskan bahwa konsultasi yang dia lakukan selama kunjungan difokuskan pada upaya untuk mengurangi kekerasan dan membuka jalan bagi negosiasi antara sesama Afghanistan.

Dalam perkembangan terkait, Kantor Presiden Kabul mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Khalilzad memberi pengarahan kepada Presiden Ghani tentang apa yang terjadi selama pembicaraan baru-baru ini antara para pejabat Taliban dan Pakistan.

Pernyataan itu menambahkan bahwa kedua pihak membahas gencatan senjata dan tempat-tempat aman yang dikendalikan oleh gerakan Taliban di luar Afghanistan. Kedua pihak juga menyatakan harapan mereka bahwa gencatan senjata pertama kali akan dilakukan untuk memajukan perdamaian di negara itu.

Kunjungan Khalilzad terjadi setelah jeda perunding AS dan Taliban menyusul serangan Taliban terhadap pangkalan militer AS di Bagram, pekan lalu. Serangan itu menewaskan dua orang Afghanistan, dan melukai lebih dari 70 lainnya.

BACA JUGA  Tim Teknis Taliban untuk Pertukaran Tahanan Tiba di Kabul

Amerika Serikat memulai kembali hubungan dengan Taliban awal bulan ini setelah Presiden AS Donald Trump memutuskannya pada bulan September.

Sumber: DPA
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga