Saudi Larang Nikah di Bawah Umur, Mak Comblang Juga Diperkarakan

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Riyadh – Menteri Kehakiman Arab Saudi Walid bin Mohammed Al-Samaani, Senin (23/12/2019), mengeluarkan memo untuk semua pengadilan dan pejabat urusan pernikahan untuk menahan prosesi pernikahan bagi pasangan yang berusia di bawah 18 tahun.

Instruksi ini dikeluarkan berdasarkan UU Perlindungan Anak, yang bunyinya, “Sebelum berakhirnya kontrak pernikahan, perlu untuk memastikan bahwa seseorang yang menikah di bawah usia 18 tahun tidak akan dirugikan, baik pria atau wanita.”

Surat edaran itu juga menyatakan bahwa fasilitator nikah yang melanggar aturan juga akan dimintai pertanggungjawaban dan akan dibawa ke kementerian untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Dewan Syura Saudi awal tahun ini mendukung larangan pernikahan di bawah umur di Kerajaan. Dewan memberlakukan larangan bagi calon pasutri dengan persetujuan dua pertiga anggotanya.

Undang-undang ini dibuat selama delapan tahun, dan diajukan kepada dewan setidaknya lima kali dalam sesi dewan tahun lalu.

Para anggota memilih untuk menyetujui peraturan yang membatasi pernikahan untuk mereka yang berusia di bawah 18 tahun dan melarang pernikahan yang melibatkan anak-anak di bawah usia 15 tahun.

Mengomentari bagian dari undang-undang tersebut, anggota Dewan Syura Dr. Hoda Al-Helaissi mengatakan: “Anda tidak dapat mengharapkan seorang gadis berusia 10 atau 12 tahun untuk memahami apa hubungan perkawinan itu, atau agar tubuhnya dapat mengandung bayi dengan benar. Ada banyak masalah kesehatan yang terlibat.”

BACA JUGA  Saudi Minta Umat Islam Tak Buru-buru Urus Perjalanan Haji Tahun Ini

Perkawinan anak adalah kebiasaan lama yang masih dilakukan hingga sekarang di seluruh dunia di negara-negara termasuk India, Bangladesh, Nigeria, Indonesia dan Meksiko. Kebiasaan itu sejak lama menjadi bagian dari kehidupan dan identitas komunitas.

Pernikahan anak tidak hanya terbatas pada negara berkembang saja. Ini legal – dengan mempertimbangkan pengecualian yudisial – di 49 negara bagian AS.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga