Respon Raja Thailand saat Iring-iringan Mobilnya Diprotes Keras Netizen

Foto: Lalu lintas Thailand terhenti konvoi Raja Maha Vajiralongkorn lewat dekat Istana Agung di Bangkok pada 2 Mei 2019. (Reuters)

KIBLAT.NET, Bangkok – Raja Thailand Maha Vajiralongkorn telah memerintahkan polisi untuk menghentikan sepenuhnya pemblokiran jalan di Bangkok karena iring-iringan mobil kerajaan. Demikian kata seorang juru bicara kerajaan.

Perintah ini dikeluarkan setelah iring-iringan mobil kerajaan dianggap mengganggu warga di jalan. Dalam beberapa bulan terakhir, netizen membagikan video online tentang hal tersebut.

“Polisi Thailand akan memblokir hanya sebagian jalan untuk iring-iringan mobil,” kata juru bicara Narumon Pinyosinwat di halaman Facebook-nya.

Dia juga memposting video yang menguraikan aturan baru, termasuk memberikan keluasan kepada warga untuk menggunakan jembatan yang menjulang di atas rute iring-iringan.

“Yang Mulia Raja prihatin dengan perjalanan kerajaannya atau perjalanan keluarga kerajaan dapat memengaruhi perjalanan orang Thailand,” kata sebuah pengisi suara dalam video tersebut.

Bangkok adalah salah satu kota besar paling padat di dunia, peringkat ke-11 pada firma analisis lalu lintas yang berbasis di AS, INRIX, Global Traffic Scorecard pada 2017.

Tahun lalu, tagar #royalmotorcade menjadi salah satu mata pelajaran paling populer di Twitter berbahasa Thailand.

Tagar lain baru-baru ini, #islandsclosure, juga naik ke puncak daftar tren Twitter selama liburan Tahun Baru, ketika pulau-pulau wisata selatan ditutup untuk kunjungan oleh putri bungsu raja.

Thailand memiliki hukum yang keras terhadap penghinaan terhadap raja, ratu, pewaris atau bupati. Siapa pun yang melanggar undang-undang ini diancam 15 tahun penjara.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga