PBB: Laporan Kekerasan Terhadap Demonstran di Iran Mencemaskan

Foto: Massa demonstran Iran.

KIBLAT.NET, New York – Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric, mengatakan pada Senin (13/01/2020) bahwa tuduhan menggunakan kekuatan mematikan terhadap pengunjuk rasa di Iran harus diselidiki sepenuhnya.

Dia menambahkan bahwa laporan penggunaan kekerasan terhadap pengunjuk rasa di Iran baru-baru ini “mencemaskan”.

“Kami mengikuti dengan sangat jelas dan dekat demonstrasi yang terjadi hari ini di Iran dan Sekretaris Jenderal diingatkan tentang hak untuk kebebasan berekspresi dan hak untuk mengumpulkan orang secara damai,” kata Dujarric kepada wartawan.

Massa kembali turun ke jalan-jalan Iran pada Senin mengutuk sistem pemerintahan yang dipegang oleh pemipin spiritual dan penembakan pesawat sipil Ukraina oleh militer Iran. Polisi anti huru hara pun dikerahkan dan terlibat bentrokan dengan massa. Demontrasi ini telah memasuki hari ketiga berturut-turut.

Foto yang diambil selama dua hari demonstrasi menunjukkan orang yang terluka dan genangan darah di tanah. Tidak ada suara peluru yang terdengar, meskipun polisi membantah penembakan itu.

Dujarric mengatakan Guterres diberitahu tentang pengumuman Iran bahwa mereka secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat penumpang.

“Adalah penting bagi pihak berwenang untuk memastikan bahwa penyelidikan menyeluruh dan transparan dilakukan atas apa yang terjadi, dalam kecelakaan tragis itu, dan bahwa penyelidikan dilakukan sesuai dengan Lampiran No. 13 dari Konvensi Penerbangan Sipil Internasional, dengan partisipasi dari negara-negara yang terkait,” jelasnya.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga