Kepala Intelijen Turki dan Suriah Bertemu di Moskow

KIBLAT.NET, Moskow – Kepada dinas intelijen Turki dan Suriah dikabarkan bertemu di Moskow pada Senin (13/01/2020). Ini merupakan kontak resmi pertama antara kedua negara meskipun sikap bermusuhan Ankara terhadap Presiden Suriah Bashar Assad.

Menurut kantor berita resmi Suriah, seperti dilansir dari Reuters pada Selasa (14/01/2020), bahwa kedua belah pihak menjalin kontak intelijen. Pertemuan ini menjadi pengakuan eksplisit pertama dari pertemuan tingkat tinggi tersebut.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendukung pejuang oposisi yang berjuang untuk menggulingkan Assad selama konflik delapan tahun. Erdogan menggambarkan Assad sebagai seorang teroris dan menyerukan pelengserannyanya dari kekuasaan, sesuatu yang tampak mungkin pada awal perang.

Namun, sekutu Assad (Rusia dan Iran) membantu mengubah jalannya konflik. Pasukan Amerika saat ini menarik diri dari Suriah timur laut, dan pasukan yang didukung Suriah dari Rusia menginvasi wilayah itu lagi ketika pasukan Turki masuk dari utara.

Kepala Badan Intelijen Turki, Khakan Fidan, dan koleganya dari Suriah membahas gencatan senjata di Idlib dan kemungkinan koordinasi melawan kehadiran Kurdi di Suriah utara.

Seorang pejabat Turki, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan pembicaraan termasuk “kemungkinan bekerja sama melawan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah di sebelah timur Sungai Efrat”

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga