Lagi, Napi Kasus Terorisme di LP Gunung Sindur Meninggal Dunia

Foto: Rifaat Al Barki, napiter asal Padang dikabarkan meninggal Rabu (22/1/2020) pagi.

KIBLAT.NET, Jakarta –¬† Salah seorang narapidana teroris di Lapas Maximum Security Gunung Sindur kembali meninggal dunia. Rifaat Al-Barki, seorang tahanan asal Padang dikabarkan meninggal pada Rabu (22/1/2020) pagi.

Menurut anggota Tim Pengacara Muslim (TPM) Miftakhul Arif, saat ini TPM sedang mendatangi RS Polri untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut terkait kematian Rifaat.

“Kami lagi di jalan ke RS Polri. Masih belum diketahui penyebab kematiannya apa,” ujar Arif dihubungi Kiblat.net pagi ini.

Arif menjelaskan, menurut penuturan tim medis Rutan Gunung Sindur, Rifaat mengaku sakit sejak dua hari lalu, hari Senin, (20/01). Setelah diperiksa dan dilakukan pengecekan, Rifaat kemudian dirujuk ke RS Polri, namun baru dirawat sejak Selasa sore.

“Dibawa ke RS kemarin siang, terus dapat kabar hari ini meninggal,” ujarnya.

Hingga saat ini, TPM belum mendapat keterangan resmi terkait penyebab kematian Rifaat, dan juga belum mendapat catatan rekam medisnya selama di rutan Gunung Sindur.

Rifaat sendiri merupakan napiter atas kasus dugaan tindak pidana Terorisme di Padang, Sumatera Barat pada 2018 lalu. Arif menjelaskan, putusan yang diterima Rifaat termasuk ringan hanya 2 tahun lantaran lemahnya bukti keterlibatan Rifaat dalam tindak pidana terorisme yang didakwakan.

“Ditahan 2019 lalu, seharusnya beberapa bulan lagi keluar,” tutupnya.

Menurut TPM, peristiwa ini adalah kali kedua meninggalnya napi kasus terorisme yang menjadi klien TPM. Sebelumnya. klien TPM yang meninggal di dalam tahanan ialah Ustadz Basri pada tahun 2018.

BACA JUGA  Haedar Nashir: Tolak Jenazah Korban Corona Tak Cerminkan Solidaritas Sosial

TPM menyatakan penanganan terhadap napi terorisme yang sakit di dalam lapas seringkali lamban dan tidak maksimal.

 

Reporter: Jundi Kayyis
Editor: Fajar Shadiq

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga