Ditolak Mabes Polri, FPI Laporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya

Foto: Ade Armando. (Foto: Ketemulagi.com)

KIBLAT.NET, Jakarta – Front Pembela Islam kembali melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya, setelah sebelumnya laporan FPI ditolak di Bareskrim Mabes Polri.

Ade Armando dilaporkan dengan Pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang menyatakan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia di muka umum dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.

Kuasa hukum FPI, Aziz Yanuar menyebut diterimanya laporan FPI di PMJ, menandakan semakin kuat dugaan bahwa Ade Armando kebal hukum. Aziz menyebut Ade Armando sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus lain, namun belum ditangkap hingga hari ini.

“Pelaporan ini adalah penegasan kepada kepolisian untuk memproses kasus-kasus pidana terhadap Ade Armando,” ujar Aziz Yanuar melalui sambungan telepon, Selasa (11/2/2020) malam.

Penolakan Mabes Polri terhadap laporan FPI ini juga disebut Aziz sebagai bukti adanya pihak yang menekan kepolisian untuk tidak mengusut Ade Armando.

“Sekarang Laporan diterima di PMJ. Kemarin mungkin kurang dimengerti oleh Mabes Polri (laporannya). Atau ada kekuatan di belakangnya yang menekan kasus ini, buktinya ada kasus yang tidak diproses hingga saat ini meskipun udah jadi tersangka,” ujarnya.

FPI pun mengaku tak berharap banyak terhadap pengusutan kepolisian kali ini, dengan bukti tidak ada tenggat waktu yang diultimatum kan kepada polisi.

“Tidak ada (tenggat waktu), tergantung yurisprudensi Polisi. (Kami berharap) yang dulu kasus jadi tersangka saja dilakukan penahanan,” tutupnya.

BACA JUGA  Klaim PDIP Partai Besar, Risma Ajak Milenial Tak Ragu Bergabung

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga