Pertempuran Idlib, Turki: 50 Tentara Rezim Assad Tewas

Foto: Pasukan Turki berpatroli di kota Atareb di provinsi Aleppo Suriah pada 19 Februari.

KIBLAT.NET, Ankara – Kementerian pertahanan Turki, Kamis (20/02/2020), mengatakan bahwa dua tentaranya tewas dan lima lainnya luka-luka akibat serangan udara di provinsi Idlib, Suriah utara. Militer Turki tengah melakukan operasi untuk merebut kembali wilayah dari rezim Suriah.

Kementerian menambahkan bahwa sebanyak 50 personel rezim Suriah tewas, lima tank, dua pengangkut personel lapis baja dan satu peluncur artileri howitzer di Idlib hancur.

Direktur Komunikasi Turki Fahrettin Altun mengatakan serangan terhadap pasukan Turki dilakukan oleh pasukan rezim Suriah. Namun para aktivis dan analis di lapangan melaporkan bahwa jet yang melakukan serangan adalah Rusia.

Serangan Rusia yang mematikan terhadap pasukan Turki akan membawa implikasi besar bagi hubungan Ankara dan Moskow.

Tak lama setelah insiden itu, Moskow mengeluarkan pernyataan agar Turki menghentikan dukungan terhadap “teroris” di Suriah. Sementara pesawat-pesawat Rusia telah melakukan serangan udara terhadap kelompok-kelompok bersenjata yang didukung oleh Ankara.

“Kami mendesak pihak Turki, untuk menghindari insiden, untuk menghentikan dukungan dari aksi teroris dan menyerahkan mereka senjata,” kata kementerian pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan.

Kematian itu membuat jumlah tentara Turki yang terbunuh di Idlib menjadi 15 orang.

Turki pada hari Kamis meluncurkan operasi ke bagian-bagian provinsi Idlib yang dikuasai rezim untuk merebut kembali kota-kota garis depan strategis Nayrab dan Saraqeb.

Rekaman di media sosial menunjukkan pasukan Turki dan pejuang oposisi Suriah melancarkan kampanye penembakan mortir dan memobilisasi tank dan personel ke garis depan.

Selama beberapa minggu, Turki telah mengumpulkan pasukan dan peralatan di dekat daerah perbatasan Idlib dan mengeluarkan ancaman ofensif terhadap rezim yang didukung Rusia untuk menghalau kemajuan mereka.

Serangan rezim telah menggusur hampir 1 juta orang, memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah mengerikan di provinsi itu. Ratusan ribu orang terpaksa tidur di tempat terbuka meskipun kondisi musim dingin yang ekstrem.

Sumber: Alaraby.co
Redaktur: Ibas Fuadi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Pertempuran Sengit Meletus di Idlib

Suriah - Jum'at, 21/02/2020 09:22