Muhammadiyah: Umat Islam Harus Tawakal dan Ikhtiar Sikapi Corona

Foto: Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat.

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Pengurus Majelis Tarjih dan Tajidid PP Muhammadiyah, Wawan Gunawan Abdul Wahid menegaskan bahwa umat Islam harus seimbang dalam menyikapi virus corona. Baik dari segi ikhtiar maupun tawakal kepada Allah.

“Memang Islam mengajarkan sikap tawakal, fa idza azzamta fatawakkal alallah. Tapi tawakal yang harus dilauan adalah tawakal yang positif atau aktif. Bukan negatif,” Katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (17/03/2020).

“Tawakal yang aktif adalah tawakal yang diajarkan Nabi, ketika engkau meletakkan kuda engkau diikat dengan baik maka setelah itu pasrahkan pada Allah. jadi ada ikhtiar dulu supaya tidak pergi,” sambungnya.

Maka, ia menegaskan bahwa tidak boleh seorang muslim menyerahkan semua kepada Allah tanpa melakukan usaha terlebih dahulu.

“Tidak boleh mengatakan, udah lah mati merupakan urusan Allah tapi tidak ada ikhtiar. Itu sama sekali tidak diajarkan dalam Islam, jadi harus tawakal sekaligus ikhtiar,” paparnya.

Menurutnya, salah satu ikhtiar yang bisa dilakukan adalah social distancing. Yaitu menjaga jarak satu masyarakat dengan masyarakat lain, dan yang sehat tidak berbaur dengan yang sakit.

“Jadi sesuai ajaran Islam bahwa jika ada wabah, maka yang dari luar daerah jangan masuk ke daerah itu. Sedangkan yang di dalam daerah jangan sampai keluar,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga