Kasus Corona di Qatif Menurun Signifikan Usai Lockdown Dua Pekan

Foto: Jamaah berkunjung ke Baitullah di Mekkah, Arab Saudi.

KIBLAT.NET, Jeddah – Jumlah kasus virus corona baru di kota Qatif di Saudi timur telah turun secara drastis setelah dilakukan tindakan ketat untuk pencegahan.

Kota itu dikunci dua minggu lalu untuk menahan penyebaran virus. Otoritas kesehatan Saudi, Ahad (22/03/2020) mengungkapkan, sejauh ini hanya empat kasus baru telah dilaporkan.

“Situasi saat ini di Qatif menunjukkan bahwa penyebaran virus di kota itu telah terkendali karena langkah-langkah yang diambil oleh pihak berwenang,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly pada konferensi pers.

“Tingkat infeksi telah menurun, yang sangat meyakinkan bagi masyarakat Qatif,” tambahnya.

Kementerian mengkonfirmasi 119 kasus baru secara nasional pada hari Ahad, sehingga jumlah total kasus corona di negara itu menjadi 511.

Sebagian besar kasus yang dilaporkan pada hari Ahad berhubungan dengan mereka yang sebelumnya tertular virus. Juru bicara itu menyebut kondisi ini “mengkhawatirkan.”

Dari 119 kasus baru, 72 dilaporkan di Mekkah dan merupakan warga negara Turki.

“Semua dari mereka terinfeksi dari orang-orang yang sebelumnya dinyatakan positif virus,” kata juru bicara itu.

40 kasus baru lainnya karena berkumpul dengan orang dalam kasus yang diumumkan sebelumnya.

Al-Aly menekankan bahwa orang-orang harus membatasi gerakan mereka, tinggal di rumah, dan menghindari pertemuan dan kegiatan apa pun.

“Ini sangat disayangkan. Kami telah berulang kali memperingatkan terhadap pertemuan sosial, baik di dalam maupun di luar rumah. Sekalipun 10 orang atau kurang, itu berbahaya, ” katanya, menambahkan bahwa tindakan pencegahan lebih lanjut, seperti jam malam di daerah lain di negara itu akan dilakukan.

BACA JUGA  PKS Tolak Rapid Test Corona Khusus Anggota DPR dan Keluarga

Dia menekankan bahwa setiap orang yang diperintahkan untuk tetap di karantina harus berkomitmen timggal selama periode 14 hari.

Jumlah orang saat ini dalam karantina dan isolasi domestik di bawah bimbingan kementerian adalah 4.000, sedangkan total kumulatif melebihi 10.000.

“Tidak cukup menjaga kebersihan pribadi dan menghindari kontak. Semua langkah ini penting tetapi tidak cukup. Kontak sangat berbahaya bagi orang dewasa, orang muda maupun anak-anak. Harap berhati-hati, ” kata Al-Aly.

“Masalahnya tidak terbatas pada upaya pemerintah. Setiap orang harus menyadari tanggung jawab mereka untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.”

Dia mendesak warga dan penduduk untuk menghindari bepergian antar kota kecuali benar-benar diperlukan. Dia juga mengimbau semua orang memanfaatkan  layanan kementerian terkait virus, seperti di hotline 937, dan aplikasi Mawid dan Seha.

Rincian kota kasus baru virus corona asal China adalah Makkah (72), Riyadh (43), Qatif (4), Al-Ahsa (3), Alkhobar (3), Dhahran (1) dan Dammam (1).

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga