Kapasitas Overload, Komisi III Ingatkan Kemenkumham Agar Lapas Siap Hadapi Covid-19

Foto: Anggota Komisi III DPR-RI, Aboe Bakar Al-Habsyi.

KIBLAT.NET, Jakarta- Anggota Komisi III DPR-RI, Aboe Bakar Al-Habsyi mengingatkan agar Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) perlu mengambil langkah cepat untuk menata lapas agar siap menghadapi persebaran Covid-19. Ia mengatakan, seperti yang kita ketahui bersama mayoritas lapas di Indonesia mengalami over kapasitas.

“Seperti yang terjadi di dapil saya (Kalimantan Selatan I, red.), ada Lapas Teluk Dalam, kapasitasnya hanya mampu menampung 366 orang. Namun kenyataannya saat ini dihuni lebih dari 2.600 orang warga binaan,” kata Aboe dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (24/03/2020).

Selain itu, lanjutnya, kondisi serupa juga terjadi di Jakarta, kapasitas ideal Lapas Cipinang 850 orang, namun saat ini mengalami kelebihan kapasitas tampung hingga 3.955 warga binaan.

Aboe yang juga merupakan Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR-RI mengungkapkan bahwa dengan kepadatan yang extra seperti itu tentunya akan sangat rentan dalam penyebaran corona. Ia mengingatkan agar langkah antisipatif harus segera diambil.

“Pertama, perlu ada pembatasan kunjungan, hal ini untuk melindungi agar tidak ada carrier yang membawa Covid-19 ke dalam lapas,” jelasnya.

Adapun yang selanjutnya perlu adalah menjaga kebersihan dalam lapas, dengan menyemprotkan disinfektan dan mengatur pola hidup sehat untuk semua penghuni lapas.

“Ini adalah bagian dari langkah pencegahan penyebaran corona dalam lapas,” ungkapnya.

Aboe juga meminta agar petugas dan penghuni lapas secara berkala perlu di cek suhu tubuhnya. Hal ini untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat dan tidak demam tinggi, tidak pula menunjukkan gejala lain dari corona.

BACA JUGA  LBH Street Lawyer Kritik Narasi Achmad Yurianto Soal Penyebaran Corona

“Selain dicek secara berkala, para sipir dan petugas perlu mendapatkan alat pelindung diri seperti masker dan hand sanitizer untuk memberikan perlindungan kepada mereka,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Covid-19, Menghantui Ramadhan dan Ekonomi Bangsa

Suara Pembaca - Selasa, 24/03/2020 17:54