Ada Corona, Pengacara Ustadz ABB Ajukan Asimilasi dan Integrasi

Foto: Ahmad Michdan.

KIBLAT.NET, Jakarta – Tim Pengacara Muslim meminta Presiden Republik Indonesia untuk memberikan asimilasi dan Hak Integrasi kepada Ustadz Abu Bakar Baasyir (ABB). Permohonan ini diajukan lantaran adanya wabah Covid-19 yang dikhawatirkan bakal mengancam lembaga pemasyarakatan.

Achmad Michdan, kuasa hukum ABB mengutarakan bahwa kliennya sudah sangat sepuh, dan selama persidangan di pengadilan ABB tidak pernah terbukti terlibat dengan peristiwa Bom Bali atau bom manapun. Pada pengadilan yang pertama itu ABB divonis 1,5 tahun, itupun hanya soal pelanggaran keimigrasian.

“Surat ini kami sampaikan kepada Bapak Presiden Ir. loko Widodo dan Menteri Hukum dan HAM Bapak Prof. Yasonna Hamonangan Laoly untuk menyampaikan pendapat kami perihal Asimilasi dan Hak Integrasi KH. Abu Bakar Ba’asyir dari sisa pemidanaan beliau yang saat ini berada di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur,” ujar Michdan dalam surat bertanggal 3 April 2020.

Dalam permohonan itu, TPM merujuk kepada pedoman resiko yang dikeluarkan oleh Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat dan praktik yang dilakukan di beberapa negara, berpendapat bahwa salah satu Narapidana yang wajib diprioritaskan adalah kondisi napi yang semisal dengan ABB. Yaitu napi yang termasuk kelompok rentan usia dan kesehatan.

Selain karena usia ABB sudah mencapai 81 tahun, Michdan mengungkapkan bahwa pihak Rutan atau Lapas tidak memiliki fasilitas kesehatan yang cukup mumpuni untuk melakukan perawatan secara mandiri terhadap narapidana apabila memang Covid-l9 sudah masuk ke dalam Rutan/lapas.

BACA JUGA  Muhammadiyah Tolak Berdamai dengan Corona

“Sehingga, penting dan sangat genting untuk segera melepaskan narapidana yang berusia 65 tahun ke atas. Sebagaimana diketahui, Covid-l9 paling rentan menyerang mereka yang memiliki imunitas yang rendah,” ujar Michdan.

Michdan juga mengungkapkan bahwa saat ini ABB telah menjalani masa pemidaan selama lebih dari 2/3 masa hukumannya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga