Diviralkan Positif Covid-19, Pria yang Tergeletak Itu Ternyata Kena Serangan Jantung

Foto: Alat tes Covid-19

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Sebuah klip video yang viral di media sosial pada hari Ahad, memperlihatkan seorang pria berbaring di depan sebuah toko di Entrepreneur Park. Pria itu disebut sebagai pasien COVID-19 namun kenyataannya terken serangan jantung.

Kepala Kepolisian Distrik Brickfields ACP Zairulnizam Mohd Zainuddin @ Hilmi mengkonfirmasi insiden tersebut, dan mengatakan kejadiannya pada jam 7.55 sore.

Dia mengatakan pria berusia 33 tahun itu diduga menderita serangan jantung, pingsan di depan sebuah toko, kehilangan kesadaran sebelum dibawa ke Pusat Medis Universitas Malaya (UMMC).

“Tes mengungkapkan bahwa dia menderita pendarahan di otak dan masih koma sedangkan skrining COVID-19 yang dilakukan oleh UMMC pada korban terbukti negatif,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Pada hari Ahad, sebuah video berdurasi 52 detik menampilkan cuplikan video dari orang-orang yang menonton seorang pria, yang diduga COVID-19 positif, berbaring di depan toko dan beberapa petugas kesehatan UMMC dengan peralatan perlindungan pribadi penuh (PPE).

Sementara itu, Zairulnizam mendesak masyarakat, terutama mereka yang tinggal di daerah Kuchai Lama untuk memverifikasi setiap informasi yang diterima dan untuk lebih bertanggung jawab dalam berbagi informasi serta memastikannya berasal dari sumber yang dapat diandalkan.

“Masyarakat disarankan untuk terus mematuhi semua aturan yang ditetapkan di bawah Conditional Movement Control Order (CMCO), yang masih berlaku hingga 9 Juni, dan untuk menghubungi hotline pusat manajemen operasi nasional di 03-88882010 atau Distrik Brickfields Nomor hotline Mabes Polri di 03-22979222 jika mereka ragu,” katanya.

BACA JUGA  Brunei Darussalam Nihil Kasus Baru Covid-19 Selama 84 Hari

Sumber: Bernama
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Mendagri Minta Pelanggar Protokol Kesehatan Disanksi

Indonesia - Kamis, 06/08/2020 20:01

Bantuan Dana untuk 13 Juta Pekerja Dinilai Mendadak

Indonesia - Kamis, 06/08/2020 14:30