Bangladesh Tolak Pengembalian Pengungsi Rohingya yang Ditangkap Malaysia

Foto: Penahanan apal pengungsi Rohingya oleh otoritas Malaysia di Langkawi pada 2018. (Foto: Aljazeera)

KIBLAT.NET, Dhaka – Bangladesh menegaskan tidak akan mengambil kembali orang-orang Rohingya yang ditahan oleh otoritas Malaysia setelah kapal mereka ditemukan di Langkawi, bagian barat Malaysia beberapa waktu lalu.

Diketahui, penolakan tersebut akibat permusuhan terhadap pengungsi muslim yang terus tumbuh di Bangladesh.

Menteri Luar Negeri Bangladesh AK Abdul Momen mengatakan bahwa negaranya tidak berkewajiban untuk mengambil kembali etnis Rohingya yang keluar dari negaranya dan meninggalkan kamp pengungsian.

“(Kami) tidak berkewajiban atau dalam posisi untuk mengambil Rohingya lagi,” kata Abdul Momen pada Rabu (10/06/2020).

Ia pun mendesak komunitas global untuk membantu merelokasi lebih dari satu juta etnis Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh usai dibantai di negara asalnya, Myanmar pada 2017.

Sebelumnya pada hari Selasa, Menteri Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengusulkan agar para pengungsi yang ditangkap harus dikirim kembali ke Bangladesh.

“Rohingya seharusnya tahu, jika mereka datang ke sini, mereka tidak bisa tinggal,” kata Sabri.

Sabri mengatakan kementerian luar negeri Malaysia akan meminta Dhaka untuk mengambil kembali para pengungsi yang ditahan jika mereka ketahuan telah meninggalkan kamp-kamp pengungsian di Bangladesh.

Selain itu, pemerintah Malaysia juga akan meminta UNHCR selaku badan pengungsi PBB untuk memukimkan kembali kelompok itu di negara ketiga.

Malaysia tidak mengakui status pengungsi meski sering menjadi tujuan etnis Rohingya, bahkan sebelum pembantaian tahun 2017.

BACA JUGA  Mantan PM Malaysia Najib Razak Dihukum 12 Tahun Penjara

Pada Februari 2020, UNHCR telah mendaftarkan sekitar 180.000 pengungsi di Malaysia, sekitar setengahnya adalah Rohingya. Badan tersebut diizinkan beroperasi di negara tersebut oleh pemerintah dan mendaftarkan orang-orang yang dianggap membutuhkan perlindungan.

 

Sumber: Aljazeera
Editor: Guntur Aji


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga