Abu Rara Penusuk Wiranto Divonis 12 Tahun Penjara

Foto: Detik-detik penusukan terhadap Menko Polhukam Kabinet Kerja, Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10 Oktober 2019). (Foto: Antara)

KIBLAT.NET, Jakarta – Terdakwa penusuk mantan Menko Polhukam Wiranto, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara divonis 12 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat karena dinilai terbukti melakukan tindak pidana terorisme.

“Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak terorisme dengan mengajak anak dan tindak terorisme sebagaimana dalam dakwaan satu dan dakwaan dua. Menjatuhkan pidana kepada Abu Rara dengan pidana penjara selama 12 tahun penjara,” kata Ketua Majelis Hakim, Masrizal di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (25/06/2020), dikutip dari Antara.

Abu Rara dinyatakan melanggar pasal 15 junto Pasal 6 junto pasal 16 Undang-Undang nomor 5 tahun 2018 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi undang-undang.

“Penetapan pidana terhadap terdakwa dikurangi seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan,” tambahnya.

Putusan majelis hakim tersebut empat tahun lebih rendah dibandingkan dengan tuntutan 16 tahun penjara Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Setelah mendengar putusan hakim, Abu Rara diberi kesempatan untuk mengajukan banding apabila merasa keberatan dengan putusan Majelis Hakim.

Namun dia menyatakan menerima putusan tersebut.

“Bismillah saya terima putusan hakim tanpa cela,” kata Abu Rara.

Selanjutnya, Majelis Hakim mengetok palu menandakan sidang telah usai dan ditutup.

Istri Abu Rara Divonis Sembilan Tahun

BACA JUGA  Pernah Jadi Napi, Ahok Tak Bisa Jadi Menteri

Sebelumnya, istri Abu Rara, Fitri Diana divonis divonis sembilan tahun penjara. Vonis itu empat tahun lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Istri Abu Rara itu disebut terbukti melakukan kegiatan tindak pidana terorisme dengan suaminya di Menes, Pandegelang, Banten pada Oktober 2019.

“Terdakwa dianggap terbukti dalam tindak pidana terorisme seperti yang dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU). Maka dengan ini Fitri Diana dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara,” kata Masrizal.

Selain itu, terdakwa lainnya yaitu Samsudin alias Ending alias Jack Sparrow alias Abu Basilah divonis lima tahun penjara atas perencanaan tindak terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (25/06/2020).

Samsudin adalah rekan Abu Rara, ia didakwa membantu merencanakan penyerangan terhadap mantan Menko Polhukam Wiranto.

“Terdakwa Samsudin dianggap terbukti dalam perencanaan tindak pidana terorisme. Maka dari itu terdakwa divonis lima tahun penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Masrizal.

Vonis tersebut lebih ringan dua tahun. Majelis hakim mempersilakan Samsudin untuk mengajukan keberatan atas putusan tersebut. Namun Samsudin menerima putusan tersebut.

Sumber: Antara
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Abu Rara Penusuk Wiranto Dituntut 16 Tahun Penjara

Indonesia - Rabu, 17/06/2020 07:20