Revisi Undang-undang, Gabon Bersiap Legalkan LGBT

Foto: LGBT

KIBLAT.NET, Libreville – Dewan Senat Gabon memberikan suara pada Senin (29/06/2020), untuk mendekriminalkan tindakan homoseksualitas. Jika disepakati, Gabon menjadi negara Afrika yang melegalisasinya.

Di bawah undang-undang yang disahkan pada 2019, Gabon menjadi salah satu dari 73 negara atau wilayah hukum di seluruh dunia di mana seks sesama jenis adalah ilegal.

Langkah pemerintah untuk merevisi undang-undang tersebut secara tajam telah memecah pendapat dan memicu debat hebat di media sosial di negara Afrika tengah itu.

Upaya menghapus undang-undang yang melarang homoseksualitas masih mendapat penolakan di tempat lain. Di Botswana, pemerintah mengatakan akan mengajukan banding atas putusan pengadilan tinggi yang mengesahkan hubungan seks sesama jenis.

Pemerintah Gabon tidak menjelaskan alasan mereka memutuskan untuk merevisi undang-undang. RUU itu memenangkan dukungan majelis rendah pekan lalu.

“Di Senat, diadopsi dengan mayoritas besar dari 59 suara,” kata Jessye Ella Ekogha, juru bicara kepresidenan Gabon.

Dalam sesi pintu tertutup, 17 Senator memilih menentang langkah itu dan empat abstain.

Saat ini RUU akan diratifikasi oleh Presiden Ali Bongo. Istri Bongo, Sylvia, telah menyuarakan dukungan untuk RUU ini dengan mengatakan kemampuan untuk mencintai secara bebas tanpa kecaman adalah hak asasi manusia yang mendasar.

Kelompok HAM yang bermarkas di London, Human Dignity Trust mendukung rencana Gabon.

Beberapa politisi dan otoritas agama telah menyatakan ketidaksetujuan mereka menjelang pemungutan suara pada hari Senin.

BACA JUGA  Dijajah 132 Tahun, Aljazair Desak Permintaan Maaf Penuh Prancis

Keuskupan agung Katolik di Libreville mendesak para senator untuk memilih “tidak.”

“Atas nama kebijaksanaan leluhur kita, yang terkandung dalam berbagai budaya kita, yang merayakan kehidupan, cinta, keluarga, kita mengatakan tidak pada dekriminalisasi homoseksualitas,” katanya dalam pernyataan 24 Juni.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Ikuti! Seminar Bahaya LGBT di Islamic Center Al-Islam

Info Event - Rabu, 27/11/2019 13:49

Mantan Hakim MA Setuju Pelaku LGBT Dipidana

Indonesia - Rabu, 10/04/2019 15:19