Jadi Tersangka Kasus ITE, Jack Boyd Lapian Tak Ditahan

Foto: jack boyd lapian kanan) bersama presiden Jokowi

KIBLAT.NET, Jakarta – Jack Boyd Lapian tidak ditahan pihak kepolisian meski bersatus tersangka kasus ITE. Sebelumnya, Jack ditetapkan tersangka atas dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Pendiri Kaskus, Andrew Darwis.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono menganggap Jack telah kooperatif memenuhi panggilan kepolisan. Hal itulah yang membuat Jack tidak ditahan walaupun tersangka.

“Yang bersangkutan kooperatif sehingga tidak dilakukan penahanan,” tutur Brigjen Awi di Bareskrim Polri, Jakarta seperti dilansir Antara pada Kamis (02/07/2020).

“Yang bersangkutan dicecar pertanyaan oleh penyidik sebanyak 40 pertanyaan,” sambung Awi.

Dalam kasus ini, Jack tidak sendiri. Perempuan bernama Titi Sumawijaya juga ditetap tersangka oleh Polisi. Namun, Titi tidak memenuhi pemeriksaan dengan alasan sakit.

Jack dan Titi dilaporkan oleh pendiri Kaskus karena memberikan tuduhan serius yaitu pemalsuan dan pencucian uang. Pengacara Andrew, Abraham Sriraja mengatakan bahwa kliennya tidak terima lantaran pihak Titi Sumawijaya melaporkan Andrew ke Polda Metro Jaya atas dugaan pemalsuan dokumen dalam pinjam meminjam dengan jaminan sertifikat gedung di Jakarta Selatan.

Atas perbuatannya, Jack disangka melanggar Pasal 45 (3) Jo Pasal 27 (3) UU RI No 19 th 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE (informasi dan Transaksi Elektronik);

Sementara itu, untuk tersangka Titi, atas perbuatannya, Ia disangka melanggar Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP.

BACA JUGA  Pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Belum Urgen

Reporter: Taufiq Ishaq
Sumber: Antara, Okezone


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga