Gerakan #2019GantiPresiden

Selasa, 28 Agustus 2018 18:47

Persekusi #2019GantiPresiden

KIBLAT.NET - Sejak dideklarasikan untuk pertama kalinya pada Mei 2018 di Bundaran Hotel Indonesia, gerakan #2019GantiPresiden mendapatkan dukungan luas dari masyarakat dan makin populer. Di saat yang sama, muncul pula gerakan-gerakan tandingan yang menghendaki presiden yang berkuasa saat ini terus berkuasa. Meluasnya dukungan terhadap gerakan #2019GantiPresiden ditandai dengan deklarasi-deklarasi di berbagai daerah. Beberapa kali, deklarasi itu mendapatkan penolakan dan aktivisnya mengalami persekusi. Terbaru, persekusi terhadap aktivis gerakan tersebut terjadi di Pekanbaru, Riau dan Surabaya, Jawa Timur. Penggagasa gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman diadang dan dipulangkan ke Jakarta, sementara di Surabaya terjadi sweeping terhadap pemakai kaos bertuliskan tagar itu. Ironisnya, aparat lembaga keamanan negara seperti Polri dan BIN turut terlibat dalam aksi pengadangan tersebut.